Dalam pembuatan skripsi Plagiasi sudah
menjadi tradisi, bukan hal baru lagi penulisan skripsi dengan hanya
mengganti nama. Tidak hanya skripsi tesis dan desertasi juga akan banyak kita temui, jika kita mau menelusuri secara mendetail.
Berbagai faktor yang mendorong Mahasiswa
menjadi plagiator skripsi, Salah satunya karena mereka kehabisan akal
atau ide yang tersimpan dalam otak mereka. Orang-orang seperti itu
biasanya mengalami hal tersebut karna kurangnya membaca. Sehingga mereka
tidak mampu berpikir kreatif, melakukan plagiat karena desakan waktu
yang singkat sehingga tidak sempat lagi melakukan hal-hal terbaik yang
mampu mereka lakukan. Maka jalan terakhir ialah menciplak/ meniru karya
orang lain bahkan lebih parahnya mereka menciplak secara keseluruhan dan
hanya mengganti nama saja.
Plagiasi ini
sering kali terjadi dalam dunia akademis. Misalnya saja saat penyusunan
skripsi. Hal ini tentunya sangat merugikan. Pertama, mahasiswa yang
sedang di sidang banyak yang tidak mengusai bahanya.
Kedua, penulis skripsi yang asli/original akan dirugikan ketika mahasiswa plagiat
tersebut mampu memaparkan isi skripsi tersebut jauh lebih baik dari
penulis aslinya. Perbuatan ini akan memunculkan kecemburuan sosial.
Namun di pihak lain ada juga plagiat skripsi yang di setujiui oleh
penulis aslinya asal ia mendaptkan imblan yang setimpal. Dengan kata
lain mereka bernegoisasi. Ada juga orang yang melakukan kegiatan plagiat
karena adanya tekanan dari orang lain.
Bukankah hal tersebut akan mempermalukan
bangsa kita? Di mana-mana akan kita temui plagiat-plagiat yang handal
bukan ilmuan yang dapat kita banggakan. Ini menunjukkan pendidikan moral
bangsa kita telah turun secara drastis. Ini juga menunjukkan ketidak
pedulian seseorang terhadap yang lain. Selain itu faktor pendidikan yang
tidak memadai juga bia membuat seseorang menjadi plagiator.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar